maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
BTN Kejar Target Laba Rp 3,3 Triliun Tahun Ini

BTN Kejar Target Laba Rp 3,3 Triliun Tahun Ini

BTN Kejar Target Laba Rp 3,3 Triliun Tahun Ini


Jakarta

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN optimistis tahun ini akan meraih kinerja cemerlang sesuai dengan komposisi direksi perseroan yang baru. Emiten berkode saham BBTN itu telah menetapkan target kinerja keuangan, antara lain kredit dan pembiayaan ditargetkan tumbuh 10%-11% dan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga ditargetkan tumbuh 10%-11%.

Selain itu laba bersih tahun 2023 ditargetkan meningkat menjadi kurang lebih Rp. 3,3 triliun dibandingkan pencapaian tahun 2022 sebesar Rp. 3,04 triliun. Sementara itu, total NPL diperkirakan akan meningkat pada kisaran 3,2%-3% hingga akhir tahun ini.

Bank BTN memutuskan untuk merombak susunan direksi perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BTN Tahun Buku 2022 pada Kamis, 16 Maret 2023.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Pemegang Saham telah mengangkat Nixon LP Napitupulu menjadi Direktur Utama Bank BTN menggantikan Haru Koesmahargyo. Sebelumnya, Nixon LP Napitupulu menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Bank BTN.

RUPST juga memutuskan mengangkat Oni Febriarto Rahardjo sebagai Wakil Direktur Utama Bank BTN menggantikan Nixon LP Napitupulu dan Hakim Putratama sebagai Direktur Institutional Banking Bank BTN. Sedangkan jajaran direksi lainnya tidak mengalami perubahan.

Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan komposisi baru jajaran direksi perseroan akan menambah stabilitas tim manajemen dalam mencapai kinerja yang semakin gemilang di tahun-tahun mendatang.

“Kami optimis akan tetap on track dalam mewujudkan visi perusahaan menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025,” kata Nixon dalam keterangan tertulis, Jumat (24/3/2023).

Menurut Nixon, untuk mencapai kinerja gemilang tahun ini, perseroan telah menetapkan tiga strategi bisnis. Pertama, memodernisasi Bank BTN dengan melakukan repositioning brand perusahaan sehingga tidak hanya dikenal sebagai bank penyalur KPR tetapi juga lebih dikenal sebagai Bank Tabungan.

“Untuk menjadi Bank Tabungan, kami akan fokus menghimpun DPK Murah dengan meningkatkan CASA pada segmen Retail dan Institutional Bank BTN,” jelasnya.

Bersambung ke halaman berikutnya. Cukup klik