maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138
Mahfud Diam-Diam Ungkap 2 Modus Baru Pencucian Uang, Begini Caranya

Mahfud Diam-Diam Ungkap 2 Modus Baru Pencucian Uang, Begini Caranya

Mahfud Diam-Diam Ungkap 2 Modus Baru Pencucian Uang, Begini Caranya

Jakarta, CNBC Indonesia – Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan adanya modus pencucian uang negara yang dilakukan di dalam kabin pesawat melalui penggunaan koper.

Mahfud mengatakan, modus ini sering digunakan oleh sejumlah kalangan, karena pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pembatasan Transaksi Mata Uang belum selesai.

“Orang-orang itu membawa koper yang satu koper penuh kertas dan satu koper penuh uang untuk ditukarkan di pesawat. Itu yang sering terjadi,” kata Mahfud dalam rapat opini publik dengan Komisi III di Gedung DPR, Jakarta Selasa (29/3/2018). 2023)

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Hal itu disampaikan Mahfud saat membahas transaksi haram di Kementerian Keuangan senilai Rp 349 triliun. Menurutnya, pemberantasan korupsi melalui pencucian uang bisa dilakukan dalam RUU tersebut.

Foto: Petugas menghitung mata uang asing di money changer Asian Dollar, Blok M, Jakarta, Senin, (26/9/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Petugas devisa melakukan penghitungan di money changer Asian Dollar, Blok M, Jakarta, Senin (26/9/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

“Untuk mendatangkan orang-orang seperti ini pak, mari kita dukung juga batas pengeluaran uang pak, karena orang koruptor pak menarik Rp 500 miliar dari bank,” kata Mahfud.

Ia juga mengatakan, modus operandi para pelaku korupsi yang melakukan pencucian uang biasanya dengan menukar mata uang hasil korupsi dalam rupiah ke dolar Singapura. Alasannya menang dalam perjudian.

“Ditukar dengan uang dolar, lalu katanya menang uang judi karena judi itu legal di Singapura. Lalu di Indonesia pun legal, uang negara juga pak, pencucian uang,” ujarnya.

Karena itu, Mahfud berharap dengan adanya RUU Pembatasan Transaksi Valuta Asing, pencairan uang di bank bisa dibatasi tidak lebih dari Rp 500 miliar. Tapi Rp. 100 juta hanya untuk belanja.

“Jadi kita batasi pengeluaran uang Rp 100 juta saja. Mau dibelanjakan ke bank mana, kirim ke bank mana,” kata Mahfud.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Berikutnya

Mahfud Blak-blakan: Ada kepala barangay yang menjabat selama 30 tahun!

(wur)